Penyelam Tradisional Hilang Saat Angkat Mesin Kapal Tenggelam di Haria Ditemukan Meninggal Dunia

banner 468x60

MALUKU TENGAH,PMN COM : Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang penyelam tradisional yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di Perairan Desa Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah. Korban bernama Ahmade Lestaluhu (64) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (23/6), setelah upaya pencarian intensif yang melibatkan berbagai unsur SAR dan masyarakat setempat.
Peristiwa bermula pada Minggu (22/6).

Sekitar pukul 14.00 WIT ketika Ahmade Lestaluhu bersama rekannya, Rian, melakukan penyelaman untuk mengangkat mesin kapal dari sebuah kapal cepat yang sebelumnya terbakar dan tenggelam di sekitar Perairan Desa Haria. Sekitar pukul 14.20 WIT, Rian berhasil kembali ke permukaan, namun korban tidak kunjung muncul. Kondisi tersebut memicu kepanikan rekan-rekan korban yang kemudian melakukan pencarian secara mandiri, tetapi tidak membuahkan hasil.

Dantim Ops SAR Haria, Tengku A. Yani, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan terkait kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut.
“Usai kami menerima informasi kondisi membahayakan jiwa manusia dari Bapak Hidayat pada pukul 10.20 WIT, tim langsung dikerahkan sekitar pukul 10.40 WIT menuju lokasi kejadian dengan jarak 47 nautical mile, heading 82,56 derajat arah timur dari Pelabuhan BRIN,” kata Dantim Ops SAR Haria, Tengku A. Yani, S.H.

Dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai sarana dan prasarana, antara lain truck personel, rubber boat, longboat milik masyarakat, peralatan selam, dan aqua eye. Operasi pencarian juga berlangsung di tengah cuaca yang kurang bersahabat dengan kondisi hujan sedang, angin tenggara berkecepatan 28 knot, serta tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. Unsur yang terlibat meliputi Basarnas Ambon, masyarakat, Babinsa Desa Haria,

Bhabinkamtibmas, Dit Polairud Polda Maluku, relawan penyelam, dan UPP Haria.
Setelah melakukan penyisiran di area pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.12 WIT sekitar 300 meter dari Pelabuhan Desa Haria. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi menggunakan speedboat menuju Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah. Pada pukul 16.30 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di Tulehu dan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas penyelaman tradisional, terutama dalam kondisi cuaca buruk dan saat melakukan pekerjaan berat di bawah permukaan laut. (PMN-01(

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *