AMBON,PMN.COM : Koordinator Pembangunan SPPG 3T Provinsi Maluku, Costansius Kolatfeka, menyampaikan apresiasi terhadap gerak cepat Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku di bawah kepemimpinan Dr.Ruslan Malik dalam merespons dampak musim kemarau dan fenomena El Nino yang mengancam sentra pertanian di Kabupaten Seram Bagian Timur,ucap Koordinator Pembangunan SPPG 3T Provinsi Maluku, Costansius Kolatfeka kepada wartawan di Ambon,Senin (27/07/2027)
Langkah antisipatif yang dilakukan BWS Maluku dinilai berhasil menjaga keberlangsungan pasokan air irigasi bagi lahan pertanian yang menjadi andalan produksi pangan daerah.
Kebijakan tersebut difokuskan pada penanganan sistem irigasi Wai Matakabu yang mengaliri sejumlah wilayah pertanian, antara lain Wai Matakabu, Wai Ketembaru, Aki Jaya, Begojaya, hingga Pencorang. Kawasan tersebut merupakan zona strategis pengembangan pertanian padi yang tengah menghadapi penurunan debit air akibat kekeringan.
Intervensi cepat BWS Maluku dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga produktivitas sawah sekaligus mendukung stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Seram Bagian Timur maupun Provinsi Maluku secara umum.
“Kami pemuda maupun masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur mengapresiasi gerak cepat Balai Wilayah Sungai Maluku di bawah kepemimpinan Dr. Ruslan Malik yang telah mengambil kebijakan penting untuk menyelamatkan kondisi irigasi akibat musim kekeringan dan fenomena El Nino. Langkah ini memastikan sentra-sentra produksi pangan tetap terjaga,” katanya.
Menurut Costansius, keberadaan BWS Maluku sangat dibutuhkan, terutama ketika daerah-daerah sentra pertanian menghadapi ancaman penurunan debit air.
Ia berharap pola penanganan cepat yang diterapkan di Seram Bagian Timur dapat diperluas ke kabupaten lain di Maluku, seperti Kabupaten Buru, Seram Bagian Barat, dan Maluku Tengah, yang juga memiliki kawasan strategis produksi pangan. Menurutnya, keberlanjutan dukungan terhadap infrastruktur irigasi menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan nasional untuk memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan.
“Kami berharap perhatian BWS Maluku tidak hanya dilakukan saat musim ini, tetapi terus berlanjut secara berkesinambungan di seluruh kabupaten yang menjadi sentra pangan. Masyarakat yang merasakan langsung manfaat kebijakan ini tentu memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan Kepala BWS Maluku demi menjaga sektor pertanian di Provinsi Maluku,” kata Koordinator Pembangunan (PMN-01)









