Festival Produk UMKM KPAT Resmi Dilaunching

banner 468x60

AMBON,PMN.COM : Festival Produk UMKM Klasis Pulau Ambon Timur (KPAT) resmi dilaunching Ketua Klasis Pulau Ambon Timur, Hendrik James Elath di Gedung Gereja Nafiri Sion,Sabtu (12/09/2026)

Dalam arahannya mengatakan kegiatan Festival Produk UMKM hari ini dilaunching dalam rangkaian semarak perayaan syukur HUT ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM) tahun 2026.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pamer dan transaksi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetapi diarahkan sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi umat dan penguatan kemandirian keluarga.

Ketua Klasis Pulau Ambon Timur, Hendrik James Elath, menegaskan festival tersebut merupakan wujud nyata panggilan gereja untuk membangun umat yang tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan kehidupan melalui pengembangan potensi ekonomi keluarga. Menurutnya, Klasis Pulau Ambon Timur bersama 30 jemaat memiliki beragam potensi ekonomi, mulai dari hasil pertanian, hasil laut, kuliner, pangan lokal, kerajinan, hingga kreativitas perempuan, anak muda, dan produk rumah tangga.

“Bagi saya kegiatan ini bukan sekadar sebuah festival untuk memamerkan dan menjual produk. Ini adalah bagian dari panggilan gereja untuk penguatan kemandirian ekonomi umat. Sebab itu kita ingin membangun gereja rumah tangga atau ekklesia domestika yang tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga tangguh dalam menghadapi kehidupan dan mampu mengembangkan potensi ekonomi keluarga,” kata Ketua Klasis Pulau Ambon Timur, Hendrik James Elath.

Elath menekankan, potensi ekonomi yang dimiliki umat tidak boleh berhenti pada pemenuhan kebutuhan konsumsi rumah tangga. Produk yang dihasilkan harus dikembangkan menjadi komoditas bernilai tambah, memiliki kualitas, kemasan menarik, harga yang wajar, serta mampu menembus pasar yang lebih luas.

Karena itu, festival tersebut diharapkan menjadi ruang belajar bagi kelompok binaan UMKM di jemaat-jemaat KPAT untuk bergerak dari produksi sederhana menuju pengelolaan usaha yang lebih profesional, tertib, dan berorientasi pemasaran.

“Jangan hanya berpikir bagaimana menghasilkan produk, tetapi berpikirlah bagaimana produk itu memiliki nilai tambah dan mampu masuk ke pasar. Dari produksi yang kita hasilkan hari ini harus menuju pemasaran, dari dunia kecil menuju usaha yang profesional, dari subsidi menuju kemandirian,” tegas Elath.

Dalam pelaksanaan pemberdayaan UMKM tersebut, Klasis Pulau Ambon Timur menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, dunia perbankan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, serta Bank Indonesia Perwakilan Maluku.

Dukungan itu dinilai harus menjadi pemicu bagi pelaku UMKM untuk memperbaiki tata kelola usaha, menggunakan modal secara bertanggung jawab, menjaga kualitas produksi, memperbaiki kemasan, memahami kebutuhan pasar, memanfaatkan teknologi digital, dan membangun jejaring pemasaran.
“Launching ini bukan garis akhir, launching ini adalah garis awal. Sesudah hari ini harus ada kerja-kerja yang lebih nyata. Harus ada produksi yang konsisten, harus ada evaluasi, harus ada peningkatan kualitas, harus ada pemasaran dan jejaring yang lebih luas, harus ada juga penggunaan teknologi digital dalam pemasaran. dan yang paling penting harus ada pertumbuhan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang telah memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun sertifikasi halal. Legalitas tersebut dinilai menjadi indikator bahwa usaha umat mulai bertransformasi dari usaha sederhana dan tradisional berbasis rumah tangga menuju usaha yang tertib, legal, dan profesional.

Dirinya berharap Festival Produk UMKM KPAT tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan berkembang menjadi cikal bakal daya saing UMKM umat GPM di Klasis Pulau Ambon Timur harapnya (PMN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *