Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Dai

banner 468x60

AMBON,PMN.COM : Tim SAR gabungan memperluas area pencarian terhadap delapan penumpang yang masih hilang setelah speedboat yang mereka tumpangi tenggelam di sekitar perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Minggu (14/6/2026), unsur SAR dari berbagai instansi terus bergerak menuju lokasi untuk memperkuat upaya penyelamatan dan pencarian korban.

Insiden tersebut terjadi setelah speedboat berpenumpang 10 orang yang berlayar dari Desa Sinairusi menuju Tepa pada 11 Juni 2026 diterjang cuaca buruk di sekitar Pulau Dai hingga akhirnya tenggelam. Dua penumpang, Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42), berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke Desa Sinairusi dan meminta bantuan warga. Sementara delapan penumpang lainnya hingga kini masih belum ditemukan.
“Pada tanggal 12 Juni 2026 pukul 08.30 WIT kami menerima informasi bahwa speedboat rute Sinairusi menuju Tepa mengalami tenggelam akibat cuaca buruk di sekitar perairan Pulau Dai.

Dua penumpang berhasil selamat, sedangkan delapan lainnya masih dalam pencarian,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Maluku Barat Daya, Jemi Lico.

Koordinasi intensif terus dilakukan oleh Kantor SAR Ambon dengan pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan unsur terkait di wilayah MBD. Pada pagi hari, diperoleh informasi bahwa kapal kargo KM Teifelin yang sebelumnya turut membantu pencarian telah tiba di Pelabuhan Tepa dengan hasil nihil. Di saat yang sama, masyarakat bersama aparat setempat menyiapkan speedboat dan longboat untuk memperluas penyisiran di sekitar lokasi kejadian setelah pengisian bahan bakar selesai dilakukan.

“Pos SAR Saumlaki bersama Ditpolairud Polda Maluku saat ini masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian guna memperkuat operasi pencarian. Seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya memaksimalkan pencarian meski kondisi cuaca masih kurang mendukung,”

kata petugas Humas Kantor SAR Ambon dalam laporan operasi SAR hari ketiga.
Sebanyak 75 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari Kantor SAR Ambon, Pos SAR Saumlaki, Ditpolairud Polda Maluku, BPBD Kabupaten MBD, Koramil Tepa, Polsek Tepa, Syahbandar, tenaga medis, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat.

Operasi didukung tiga unit speedboat milik masyarakat serta satu unit kapal patroli KP XVI-2006 milik Ditpolairud Polda Maluku. Namun, pencarian masih menghadapi tantangan cuaca berupa langit berawan tebal, angin tenggara hingga timur berkekuatan 16–32 knot, serta tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter di sekitar perairan Pulau Dai.(PMN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *