May Day 2026 di Ambon Jadi Ajang Perkuat Sinergi Buruh dan Pengusaha

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 46;
banner 468x60

AMBON,PMN.COM : Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Ambon, Maluku, berlangsung meriah dan penuh makna pada Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara buruh, pemerintah, dan pengusaha dalam mendorong stabilitas serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang diprakarsai oleh Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Provinsi Maluku di bawah koordinasi Koordinator Wilayah, Yeheriel Haurissa. Ratusan peserta dari kalangan buruh, instansi pemerintah, hingga masyarakat umum tampak antusias memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari,

mencerminkan tingginya partisipasi publik dalam peringatan tersebut.
Setelah kegiatan jalan santai, panitia melanjutkan agenda dengan pembagian doorprize serta berbagai hadiah menarik.

Selain itu, panitia juga menyalurkan santunan dan beasiswa kepada siswa dari keluarga buruh kurang mampu sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Ketua BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Maluku, Ketua Apindo Maluku Robert Tanamal, serta Asisten Pemerintah Provinsi Maluku Kasrul Selang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan dukungan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan buruh di daerah.
“Sinergi dan koordinasi antara SBSI, Polda, dan pengusaha harus terus diperkuat agar tercipta situasi yang kondusif dan mampu menarik investasi ke wilayah Maluku,” kata Kapolda Maluku.

Di sisi lain, organisasi kemasyarakatan SOKSI Maluku juga mengambil bagian dalam peringatan May Day melalui aksi sosial dengan menyalurkan bantuan kepada para buruh di Kota Ambon. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung buruh sebagai pilar penting pembangunan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan buruh tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang merasakan langsung manfaatnya,” kata Ketua Harian SOKSI Maluku, Subhan Pattimahu.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SBSI Maluku, Yeheriel Haurissa, menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni, melainkan sebagai momentum perjuangan hak-hak buruh secara konstruktif dan berkelanjutan.

“Hari Buruh bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat bagi semua pihak untuk terus memperjuangkan kesejahteraan pekerja,” kata Koordinator Wilayah SBSI Maluku, Yeheriel Haurissa.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan senam bersama yang diikuti peserta dalam suasana penuh kebersamaan. Melalui peringatan May Day 2026 ini, diharapkan terbangun komitmen kolektif antara buruh, pemerintah, dan pengusaha untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Maluku. (PMN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *