Kader Perindo Ambon Tagih Janji Patrick Moenandar Soal Rp1 Miliar yang Tak Kunjung Terealisasi

banner 468x60

AMBON, PMN.COM : Suasana internal Partai Perindo Kota Ambon memanas setelah lima Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di lima kecamatan kompak menagih janji politik sebesar Rp1 miliar per tahun yang pernah diucapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar.

Janji itu diklaim disampaikan Patrick dalam pertemuan informal bersama para Ketua DPC di salah satu kafe di Ambon, bertepatan dengan pelantikan anggota DPRD Provinsi Maluku pada Selasa (17/09/2024) tahun lalu. Saat itu, Patrick disebut berkomitmen membantu memperkuat struktur partai di tingkat DPC dan ranting.

Namun, hingga penghujung Oktober 2025, para Ketua DPC mengaku belum menerima realisasi dari janji tersebut. dan menuntut klarifikasi dari Patrick Moenandar

“Sudah setahun berlalu, tapi tidak ada wujudnya. Kalau sampai tidak ada penjelasan, kami akan ajukan mosi tidak percaya”,tegas sala satu ketua DPC Nusaniwe Partai Perindo Rolly Huwae DPC, kepada awak media di Ambkn,kamis ( 30/10/2025 ).

Menurut para Ketua DPC, janji itu disampaikan di hadapan pengurus DPD, sehingga dianggap bukan sekadar percakapan pribadi. Mereka juga menilai, komitmen tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus finansial bagi penguatan mesin partai menjelang agenda politik mendatang.

Kekecewaan serupa diungkapkan Novel Elminero, Sekretaris DPD Partai Perindo Kota Ambon. Ia menilai janji Patrick sudah diketahui hingga ke tingkat DPP, sehingga perlu ada klarifikasi terbuka demi menjaga integritas partai.

Novel menambahkan, persoalan ini bukan hanya tentang uang, tetapi menyangkut moral dan kredibilitas politik kader partai yang tengah menduduki jabatan publik.

Sejak isu ini mencuat, komunikasi antara lima DPC dengan Patrick dikabarkan terputus. Beberapa kader bahkan menduga Patrick sengaja menghindari pembicaraan mengenai janji tersebut.

Kini, kelima Ketua DPC tengah menyusun langkah resmi untuk melaporkan persoalan ini ke DPD dan DPP Partai Perindo apabila Patrick tak segera memberikan klarifikasi.

Kisruh ini dinilai menjadi ujian besar bagi soliditas Partai Perindo Kota Ambon menjelang tahun politik berikutnya. Jika tak segera diselesaikan, perselisihan internal dikhawatirkan akan menggerus kepercayaan kader dan merusak citra partai di mata publik, tutupnya (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *