Dinas Koperasi Ambon Dukung Modernisasi Koperasi TKBM Lewat Aplikasi Digital

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.33333334, 0.5395833);sceneMode: 32768;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;
banner 468x60

AMBON,PG.COM : Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon memberikan dukungan terhadap langkah modernisasi Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) melalui penerapan aplikasi digitakisasi, demikian disampaikan Kabid Koperasi Kota Ambon Noba dalam sambutannya pada kegiatan sosialisasi digitalisasI TKBM yang berlangsung di Hotel Amaris, Jumat (18/09/2026)

Transformasi tersebut dinilai penting untuk menjawab perkembangan sistem kerja di dunia kepelabuhanan yang semakin cepat dan membutuhkan tata kelola yang lebih efektif.

Dukungan itu disampaikan Kabid Dinas Koperasi Kota Ambon, Nova Tupamahu, dalam kegiatan sosialisasi aplikasi digitalisasi Koperasi TKBM yang dihadiri jajaran terkait. Ia menilai teknologi digital kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola koperasi.
“Dunia kepelabuhanan ini sekarang bergerak sangat cepat. Kehadiran teknologi bukan lagi sebuah pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan,” kata Kabid Dinas Koperasi Kota Ambon, Nova Tupamahu.

Menurut Nova, penerapan aplikasi digital dapat memberikan perubahan nyata dalam pengelolaan Koperasi TKBM, terutama pada aspek pendataan anggota, penugasan, pengawasan pekerjaan hingga pembagian kerja. Sistem tersebut juga diharapkan mampu mengurangi potensi kesalahan manusia sekaligus memperkuat keterbukaan informasi bagi anggota koperasi.

“Digitalisasi ini akan memberikan dampak yang positif dan nyata, mungkin dalam proses pendataan, penugasan dan pengawasan kerja menjadi lebih baik, lebih cepat dan lebih terstruktur,” ujarnya.

Nova menekankan, penerapan teknologi harus diikuti kesiapan seluruh anggota untuk memahami dan menggunakan aplikasi tersebut. Hal ini penting agar digitalisasi tidak berhenti pada pengadaan sistem, tetapi benar-benar memberikan manfaat terhadap kejelasan hak anggota, pemerataan pembagian kerja serta perlindungan bagi tenaga kerja Koperasi TKBM.

“Kita harus belajar. Digitalisasi bukan sekadar mengikuti tren, melainkan langkah strategis untuk mengubah wajah koperasi menjadi lembaga yang akuntabel, profesional dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon, lanjut Nova, menyambut baik inovasi tersebut sebagai bagian dari upaya membangun koperasi yang kuat, mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Di sisi lain, keberhasilan transformasi digital tetap membutuhkan proses, pendampingan dan keseriusan anggota dalam mengoperasikan sistem. Dengan demikian, aplikasi digital diharapkan dapat menjadi instrumen baru dalam membangun tata kelola Koperasi TKBM yang lebih modern di Pelabuhan Ambon. (PMN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *