Lantik 976 Prajurit Dua, Pangdam XV/Pattimura: Jadilah Prajurit Petarung Prima yang Dibanggakan

banner 468x60

AMBON,PG.COM : Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dodi Triwjajaran menyampaikan arahan dan amanat penting dalam upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI Angkatan Darat (Dikmata TNI AD) Gelombang 1 Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Rindam XV/Pattimura, Suli, Jumat (22/5/2026).

Momen bersejarah ini menandai resmi dilantiknya 976 mantan siswa menjadi prajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua.

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Dodi Triwinarto mengawali dengan mengajak seluruh yang hadir memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Ia menyampaikan rasa bangga dan selamat kepada para prajurit baru, menegaskan keberhasilan ini bukan hanya buah kegigihan, disiplin, dan kerja keras pribadi, namun juga tak lepas dari dukungan lingkungan pendidikan serta doa tulus orang tua.

“Perubahan status dari warga sipil menjadi prajurit dua adalah tonggak awal perjalanan longgar pengabdian kepada bangsa dan negara. Sikapi ini dengan rasa bangga dan syukur yang mendalam,” ujarnya.

Selama dua bulan masa pendidikan, para siswa telah ditempa materi teori dan praktik keterampilan militer yang menguji fisik, mental, moral, dan disiplin.

Proses ini membentuk cara berpikir dan bersikap, sekaligus menanamkan jati diri prajurit: tangguh, ulet, pantang menyerah, dan profesional, yang berlandaskan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Nilai-nilai itu harus menjadi pedoman dan pagar kehormatan dalam setiap langkah tugas ke depan.

Keberadaan ribuan prajurit muda ini memiliki makna strategis, terutama dalam memperkuat pembangunan Batalyon Teritorial. Satuan ini diproyeksikan menjadi tulang punggung bangsa dalam menjawab tantangan multidimensi, di mana prajurit tidak hanya harus siap bertempur, namun juga mampu hadir di tengah rakyat, mendukung pembangunan, serta menjaga ketahanan wilayah. Pengalaman di berbagai daerah membuktikan, kedekatan prajurit dengan masyarakat menjadi kekuatan utama, terutama saat mempercepat pemulihan pasca bencana.

“Kalian telah dibekali 20 materi latihan terpadu. Jadikan ilmu dan kemampuan itu modal dasar untuk terus berkembang, sesuai semangat Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional. Ingat, pelantikan ini bukan akhir perjuangan, melainkan titik awal pengabdian yang sesungguhnya,” tegas Pangdam.

Sebagai bekal mengarungi masa tugas, Mayjen TNI Dodi menyampaikan empat pesan utama:

1. Hadapi tantangan dengan keyakinan, dan jadikan setiap kesempatan sebagai ruang belajar serta pengembangan diri.

2. Asah naluri militer, pelihara disiplin, dan tetap fokus menyusun masa depan pengabdian yang penuh harapan.

3. Curahkan kemampuan terbaik untuk berkarya di satuan, masyarakat, maupun negara, dimanapun ditempatkan.

4. Pahami bahwa setiap kesulitan adalah bagian dari proses pembentukan karakter, ketangguhan mental, dan kedewasaan seorang prajurit sejati.

Di akhir amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih, pengasuh, tenaga pendidik, dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pendidikan ini. Ia juga menitipkan pesan khusus bagi para prajurit baru untuk menjadi sosok petarung prima yang profesional, responsif, inovatif, modern, dan adaptif.

“Jangan sia-siakan pengorbanan keluarga dan orang tua. Ingat, loyalitas mutlak dan tegak lurus pada jalur komando adalah harga mati bagi prajurit TNI AD. Jaga fisik, pelihara moral, dan buktikan bahwa kalian layak menjadi bagian dari kekuatan utama pertahanan negara,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Irdam, Danrem 151/Binaiya, Danrindam XV/Pattimura, para Asisten Kasdam XV/Pattimura, Kabalag Kodam, serta Ketua Persit Chandra Kirana Daerah XV/Pattimura beserta jajaran. (PMN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *