Wabub Bursel Dorong PLN Alihkan Jaringan Listrik Demi Stabilitas Pasokan

banner 468x60

AMBON,PMN.COM : Wakil Bupati Buru Selatan,Gerson Selsily mendorong pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk segera mengalihkan jaringan listrik dari wilayah perbatasan Waipanda menuju Fenafafan guna meningkatkan stabilitas pasokan listrik di Kabupaten Buru Selatan. Dorongan tersebut disampaikan kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku,Selasa (14/04/2026),

Sebagai respons atas tingginya frekuensi pemadaman listrik di sejumlah wilayah.
Permintaan pengalihan jaringan tersebut dilatarbelakangi kondisi jalur transmisi listrik yang saat ini melintasi kawasan hutan lebat, khususnya di wilayah Penapapan. Jalur yang berada di dalam hutan dinilai rawan gangguan akibat cuaca ekstrem, pohon tumbang, serta keterbatasan akses bagi petugas PLN untuk melakukan perbaikan saat terjadi kerusakan.

“Berapa titik itu PLN sering mati-mati, diakibatkan karena jalur transmisi kabel yang melewati wilayah hutan, misalnya di daerah Penapapan. Kami berharap pihak PLN bisa memindahkan jalur itu lewat jalur jalan agar bisa mengurangi pemadaman listrik di wilayah Buru Selatan,” katanya.

Menurutnya, gangguan pada jalur Waipanda berdampak luas karena menyebabkan pemadaman listrik di beberapa kecamatan sekaligus, termasuk Kecamatan Penapapan dan sebagian Kecamatan Leksula. Kondisi tersebut merugikan masyarakat serta menghambat aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan kegiatan pendidikan yang sangat bergantung pada ketersediaan listrik yang stabil.

Selain persoalan teknis jaringan, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan juga menyoroti pengelolaan pelanggan listrik yang masih berada di bawah wilayah administrasi Pulau Buru. Hal ini berdampak pada distribusi pajak penerangan jalan yang dibayarkan masyarakat, namun tidak sepenuhnya masuk sebagai pendapatan daerah Buru Selatan.

“Yang berteriak kalau listrik padam itu masyarakat kita di Buru Selatan, tetapi manfaat fiskalnya justru masuk ke wilayah Buru. Karena itu kami berharap manajemen pelanggan di wilayah tersebut segera dipindahkan ke wilayah Buru Selatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga mendorong percepatan peningkatan rasio elektrifikasi di wilayah desa dan dusun. Saat ini, delapan desa di wilayah pesisir telah teraliri listrik, namun masih terdapat sejumlah dusun di Kecamatan Waisama yang belum menikmati layanan listrik meskipun jaringan utama telah berada relatif dekat dengan permukiman.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko menyampaikan tantangan utama elektrifikasi di wilayah Maluku adalah kondisi geografis yang didominasi hutan serta keterbatasan akses jalan menuju lokasi jaringan listrik. Hal tersebut membuat proses perbaikan jaringan membutuhkan waktu lebih lama dibanding wilayah dengan akses infrastruktur yang memadai.

“Masih banyak desa di Maluku yang belum beristrik, sekitar 116 desa. Tantangan terbesar adalah jaringan yang berada di wilayah hutan tanpa akses jalan, sehingga ketika terjadi gangguan, petugas membutuhkan waktu berhari-hari untuk menemukan titik kerusakan,” pungkasnya.

PLN menegaskan kesiapan untuk melakukan evaluasi teknis terhadap jalur transmisi yang ada, termasuk kemungkinan pemindahan jaringan atau pembangunan akses jalan baru menuju titik-titik jaringan. Langkah tersebut akan dipertimbangkan berdasarkan tingkat urgensi, panjang jalur,serta ketersediaan anggaran pembangunan.

“Kalau memungkinkan jalurnya pendek, bisa kita alihkan.tetapi kalau panjang, tentu membutuhkan anggaran yang besar dan harus direncanakan bersama pemerintah daerah. Prinsipnya, kami siap berdiskusi untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Upaya koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dan PLN diharapkan dapat mempercepat realisasi pemindahan jaringan listrik dari Waipanda ke Fenafafan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, menekan pemadaman berulang, serta memastikan masyarakat di wilayah terpencil memperoleh akses listrik yang stabil dan berkelanjutan. (PMN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *